Showing posts with label Sports. Show all posts
Showing posts with label Sports. Show all posts

Sunday, November 13, 2011

Inilah Kunci Sukses Duet 'Wa-Bo' , Wanggai dan Bonai

Duo Papua andalan timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011, Patrich Wanggai dan Titus Bonai, menjadi sosok menakutkan lini pertahanan lawan. Mengapa duet 'Wa-Bo' begitu padu?

Sampai partai ketiga penyisihan grup A SEA Games XVII, Patrich sudah mencetak empat gol sedangkan Tibo sudah mengoleksi tiga gol. Total tujuh gol dari 11 gol yang dilesakan 'tim Garuda' sejauh ini.

Saat membungkam Thailand 3-1, Minggu (13/11/2011), Patrich dan Tibo kembali mencetak gol yang cukup krusial. Tandukan dua pemain Negeri Cendrawasih itu mampu membuat pasukan Rahmad Darmawan itu unggul, setelah Thailand sempat mampu menyamakan kedudukan lewat gol Ronnachai Rangsiyo dari titik putih. Killer goal Ferdinand Sinaga pada akhir laga memaksa Thailand pulang lebih cepat.

Patrich dan Bonai pun langsung mendapatkan satu tempat di hati pencinta sepakbola tanah air berkat duet mautnya. Ternyata alasan saling mengenal jadi faktor penting tandem 'Wa-Bo'.

"Awalnya aku pelajari karakter Wanggai dulu. Orangnya bagaimana dan skill mainnya. Itu buat aku makin padu sama Wanggai," ungkap Tibo usai laga melawan Thailand.

Sedangkan rekannya, Patrich Wanggai, menjawab: "Mungkin karena kami sama-sama dari Papua. Jadi, kami sudah saling kenal karakter satu sama lain,"

Terus koyak gawang lawan dan raihlah medali emas 'Wa-Bo'!!!

Friday, November 11, 2011

Gol Cepat Patrich Wanggai Samai Rekor Pato dan Makaay


Penyerang timnas U-23 asal Papua, Patrich Wanggai kembali membuat sensasi di ajang SEA Games XXVI. Pemain yang bermain di klub Persidafon Dafonsoro tersebut membuat gol cepat pada saat Indonesia bertanding melawan Singapura dalam laga lanjutan Fase Grup A, Jumat (11/11).

Pemain yang mirip dengan pebasket klub LA Lakers Kobe Bryant dan mantan penyerang timnas Perancis, Nicholas Anelka, itu sukses menjebol gawang Kiper Muhammad Izwan ketika pertandingan masih menunjukkan waktu 45 detik.

Berawal dari tendangan gawang yang dilakukan kiper Kuria Mega, bola disambut oleh Titus Bonay yang mampu dikontrol dengan baik oleh Patrich sehingga ia melewati satu bek dan sekaligus mengecoh kiper Singapura sehingga sontekannya dengan mudah merobek jala yang sudah kosong.

Suasana Stadion Utama Gelora Bung Karno pun langsung bergemuruh menyambut aksi Patrich.

Gol yang dibuat olehnya itu kini bahkan tercatat sebagai gol tercepat yang pernah terjadi pada perhelatan SEA Games.

Tanpa bermaksud untuk terlalu meninggikan, Patrich kini dapat disamakan dengan pesepakbola Eropa seperti Roy Makaay (Belanda) dan Alexandre Pato (Brazil) yang mengukir prestasi sebagai pencetak gol di bawah 1 menit.

Acungan jempol patut diterima oleh pria yang belum lama ditinggal pergi selama-lamanya oleh ayahanda tercinta ini. Semoga kemampuan sepakbola yang dimiliki oleh Patrich Wanggai dapat membantu membawa harum nama bangsa tidak hanya di ajang SEA Games kali ini, tetapi juga di kejuaraan-kejuaraan tingkat internasional lainnya.

Source:  Here

Thursday, November 10, 2011

RCD Espanyol Signing a Young Player from Indonesia


Exciting news for football lovers in Indonesia. It is not despite the success of one of Indonesia's son who was contracted by the La Liga club,Espanyol.

RCD Espanyol has become a reference in recent years in youth football and proof of this is the amount of players who have reached the first team in recent seasons, plus many of them represent Spain at different levels.

In an increasingly competitive football, the search for young talent has crossed borders and training young players to become elite players of the future has become a key factor in the future of football development.

The latest addition to RCD Espanyol is Arthur Irawan, a young pearl of Indonesian football, a country to be discovered on a football level. Arthur began playing football in Jakarta since he was at 8 years old like so many young boys and caught the attention of Manchester UTD at the young age however Arthur's family opted to pursue his education. The challenge now, according to the coaches, is to see how the player will adapt to the needs and style of European elite soccer.

It is clear that an emerging country like Indonesia, in football terms, has resulted in several Spanish La liga clubs turning their sights on an area where there is still a long journey at the level of basic football development. Arthur has chosen for Espanyol and its projection. And finally, Arthur Irawan has decided for the philosophy of Espanyol's youth system to try and make the final leap into European elite football.


Source: RCD Espanyol
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Laundry Detergent Coupons